MELAWAN ARUS
Penyuluhan Keluarga Berencana Alami dengan Metode Ovulasi Billings
Katedral Roh Kudus, Weetebula, Jumat 8 Juli 2016

Bersama dengan tim Life Teen dan Spes Cordis, Youth Mission for Life (YML) juga menjadi pelengkap rangkaian acara “ Domus Cordis goes to Sumba”.  Satu hari setelah kegiatan pengobatan gratis, diadakan penyuluhan Keluarga Berencana Alamiah (KBA) dengan menggunakan Metode Ovulasi Billings (MOB) di Aula Gereja Katedral Roh Kudus Keuskupan Weetebula. Penyuluhan dilaksanakan pada hari Jumat 8 Juli 2016, dikoordinasi oleh Ketua Komisi Keluarga Keuskupan Weetebula, RD Petrus Mali, yang biasa dipanggil Romo Pit.  Peserta penyuluhan terdiri dari para pengajar KPP dari masing-masing paroki di keuskupan tersebut. Total peserta yang hadir dalam penyuluhan sebanyak 18 pasang pasutri dengan rentang usia sekitar 25 – 50 tahun.

Kami berangkat berempat dari Katiku Loku, tempat tinggal sementara seluruh tim Domus Cordis selama acara di Sumba berlangsung. Sejak pengobatan gratis,  Sr. M.  Reginal, PRR dengan setia menemani kami berkegiatan. Begitu kami tiba, Romo Pit selaku tuan rumah, beserta para peserta penyuluhan, menyambut kedatangan kami. Makanan kecil dan kopi hangat pun telah disediakan bagi kami yang sampai setelah menempuh perjalanan berdurasi 1,5 jam dengan mobil.

Kegiatan penyuluhan pun dimulai sekitar pukul 09.20 WITA, dibuka dengan perkenalan diri para pengajar yang kemudian memberikan pengetahuan pendahuluan tentang latar belakang mengapa Gereja Katolik dari dahulu sampai sekarang tetap melarang pemakaian alat kontrasepsi. Pengetahuan yang dibagikan bukan hanya berdasarkan ajaran Gereja tetapi juga sekaligus memasukkan pengajaran mengenai Teologi Tubuh, St. Yohanes Paulus II.

13645211_1063757870381625_6672311679618055063_ndr. Lucia Luliana, SpKFR memberikan penyuluhan mengenai Metode Ovulasi Billings (MOB)

Banyak pertanyaan yang timbul dari peserta dan seolah-olah meragukan keberhasilan pemakaian MOB ini dalam budaya Sumba. Namun, setelah diberikan pengertian dan jawaban oleh dr. Lucia, peserta mulai mengerti dan bisa menerima serta diyakinkan bahwa ajaran Gereja bersifat universal, tidak memandang suku, budaya dan tempat tinggal. Setelah peserta memahami ajaran dan alasan iman Katolik mengenai kontrasepsi, maka materi mengenai MOB pun diberikan. Acara diselingi dengan makan siang. Selanjutnya, bukan hanya teori yang diberikan, tetapi peserta pun diberikan latihan praktek agar lebih mengerti dan dapat mengaplikasikan MOB ini dengan benar. Beberapa kali, Rm. Pit juga menambahan informasi untuk meneguhkan pengajaran yang diberikan dr. Lucia. Keterbukaan dan gaya bicara yang ‘ceplas ceplos’ serta canda dari para peserta membuat suasana penyuluhan hidup  dan hangat. Kegiatan ini berakhir pada pukul 14.10 WITA. Foto-foto kegiatan bisa diakses melalui album foto pada Facebook Youth Mission for Life.

Dapat datang ke Sumba dan memberikan penyuluhan KBA dengan MOB sungguh adalah kesempatan dan rahmat yang luar biasa.  Penyuluhan ini telah aktif diperkenalkan oleh tim YML kurang lebih satu tahun terakhir ini di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Mungkin banyak perempuan yang mengeluh bahwa metode ini menyita waktu. Namun, selain dari ajaran Gereja yang menganjurkan KBA, metode ini banyak mendatangkan kebaikan untuk perempuan secara khusus, bahkan untuk pasangan suami istri. Metode ini sangat natural, tidak memasukkan zat apapun ke tubuh perempuan. Justru perempuan akan semakin mengenal tubuhnya, bukan hanya melulu yang terlihat di cermin, tetapi dari apa yang dihasilkan oleh tubuhnya sendiri. Metode ini murah dan efektif serta memberikan kesempatan kepada pasangan untuk semakin dapat berkomunikasi sehingga perkawinan mereka akan semakin harmonis. Tidak ada sesuatu yang sehat dan baik dapat dilakukan secara instan. Semua yang sehat dan baik harus diusahakan dari waktu ke waktu dengan kesabaran dan ketelatenan.

Banyak tantangan ke depannya di tengah arus kontrasepsi, tetapi apapun tantangannya tidak akan menyurutkan langkah YML untuk mewartakan KBA dengan MOB ini. Semoga Tuhan memberkati.

Share for life

Support life with sharing to your friends!